Daerah

Ini Isi Pesan WhatsApp Politikus PDIP Harun Masiku Sehari Sebelum OTT KPK

JAKARTABERITATERKINI.co.id – Hildawati, istri politikus PDI Perjuangan Harun Masiku membantah bahwa suaminya sudah ada di kediamannya, Perumahan Bajeng Permai, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.

Ia mengatakan terakhir kali bertemu suaminya pada tanggal 31 Desember 2019 lalu, kemudian Harun Masiku kembali ke Jakarta sebelum terbang ke Singapura pada tanggal 06 Januari 2020.

”Saya terakhir ketemu malam tahun baru, setelah itu kembali ke Jakarta, lalu ke Singapura tanggal 6 Januari. Waktu ke Makassar, saya yang jemput di bandara, namun tidak menginap di rumah, tetapi di hotel,” kata Hilda.

Pada tanggal 7 Januari ia mengaku sempat menghubungi suaminya melalui WhatsApp dan mengaku Harun berada di Jakarta. Setelah itu Hildawati tak mendapat kabar lagi soal keberadaan suaminya.

”Saya baru tahu ada masalah pada 8 Januari. Itu pun dari pemilik rental mobil yang bilang bahwa nomor Pak Harun tidak aktif. Hingga kini saya tidak ada kabar lagi,” ungkapnya.

Perempuan kelahiran Makassar, 1993, itu mengaku pertama mengenal Harun pada 2014. Saat itu dia bekerja di Partai Demokrat dan menjadi staf Harun Masiku. Kala itu Harun mendekati pihak keluarga untuk meminangnya. Hal tersebut disambut baik oleh keluarganya.

Kemarin Harian Fajar mengunjungi rumah di Perumahan Bajeng Permai tersebut. Pintu rumah bercat oranye itu terkunci rapat. Hanya pintu belakang yang terbuka. Namun, tampak sepi. Tidak ada aktivitas apa pun.

Sri, ipar Harun, membantah bahwa Harun pernah berada di Perumahan Bajeng Permai setelah penetapan tersangka oleh KPK.

”Tidak pernah ke sini, tidak disembunyikan. Coba ada, saya langsung suruh menyerahkan diri,” katanya.

Namun, cerita berbeda sempat diperoleh dari tetangga sekitar. Harun sempat dilihat di kediamannya pada Minggu dini hari (12/01/2020). Seorang tetangga sempat melihat Harun turun dari mobil hitam tanpa pengawalan.

”Saya yakin itu dia, tetapi tidak pernah keluar rumah. Begitu juga dengan istrinya,” kata tetangga Hildawati yang tak mau disebutkan namanya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
%d blogger menyukai ini: